Perkembangan dunia bisnis informatika di Indonesia pada saat ini sudah berkembang dengan pesat. Teknologi informatika dan komunikasi sangat berpengaruh pada segala sektor kehidupan manusia, seperti cara kerja, gaya hidup, metode belajar, pemikiran seseorang, dan juga dalam sektor ekonomi. Dengan menggunakan teknologi yang canggih, pekerjaan sehari-hari akan terasa lebih mudah dan praktis. dengan perkembangan teknologi dan informasi telah mengubah pola ekonomi, pola hidup dan juga cara melakukan bisnis.
Banyak bisnis yang berkembang dalam bidang TIK ini karena memang bisnis TIK ini cukup menjanjikan. Menjanjikan karena setiap hari manusia selalu berusaha menciptakan teknologi yang lebih canggih, jadi setiap manusia akan berusaha untuk mengikuti setiap perkembangan teknologi.

Layanan TIK sekarang digunakan oleh semua sektor ekonomik, mulai dari pertambangan dan pertanian sampai layanan finansial, manufaktur dan kepariwisataan. Pada lingkungan bisnis, kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada. Departemen TI pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk mengembangkan suatu layanan, mengembangkan suatu sistem, dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi.

Model Bisnis TIK



Semua perusahaan yang bergerak di bidang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) mengandalkan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) di dalam menjual produk dan jasanya. Namun penggunaan HAKI tergantung pada jenis model bisnisnya.
Pada umumnya sekarang ini dikenal ada 5 model bisnis TIK yang paling menonjol dalam pemanfaatan HAKI, dan di bawah ini beberapa contonya dari perusahaan anak bangsa Indonesia (huruf miring) dan juga perusahaan asing:
1. Lisensi produk software (contohnya perusahaan pembuat perangkat lunak sepertiAndal Software, Dycode, Oracle, dsb)
2. Iklan (contohnya Detik.com, Google, dsb)
3. Software sebagai layanan (contohnya Infisys Pushmail, Salesforce.com, dsb)
4. Penjualan perangkat keras (contohnya Zyrex, Axioo, Apple, dsb)
5. Penjual jasa konsultasi, integrasi, perawatan, training dsb (contohnya Inixindo, Sigma, Redhat, dsb)

0 comments:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Snap Shots

Get Free Shots from Snap.com